Featured Posts

[Travel][feat1]

Saturday, 22 July 2017

Pelatihan warga tentang Manajemen Ekonomi Rumah Tangga di Desa Tetebatu Selatan

Suasana pelatihan warga tentang manajemen ekonomi rumah tangga
Mengatur keuangan pribadi terkadang tidak mudah, bahkan ada yang berpendapat bahwa mencari uang lebih mudah daripada mengelolanya. Kebanyakan dari masyarakat berpendapat, penghasilan yang cukup  banyak akan habis untuk kebutuhan saja. Disinilah titik permasalahnya, kebanyakan orang tidak bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan. 






Pada hari selasa (18/07/2017, kemarin. Masyarakat di Dusun Lendang penyonggok Desa Tetebatu Selatan Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur diberikan pelatihan tentang Manajemen Ekonomi Rumah Tangga (MERT) yang diselenggarakan oleh Konsorsium ADBMI & Friends bekerjasama dengan Pusat Inkubator Bisnis Desa (PINBID) melalui program kemakmuran hijau. 

Pelatihan ini diikuti oleh 25 orang penerima manfaat dari anggota keluarga  buruh migran yang bertujuan menanamkan kebiasaan di masyarakat untuk mengelola atau membuat anggaran rumah tangga didalam keluarganya agar ekonomi masyarakat menjadi lebih baik. Pengelolaan keuangan dengan menuliskan setiap pemasukan dan pengeluaran pada poin - poin keuangan akan memberikan arahan dan pedoman untuk membuat keputusan keuangan dalam keluarga. 

Pelatihan tersebut berlangsung selama tiga hari mulai sabtu 16 juli 2017 hingga selasa 18 juli 2017 dan dipasilitasi oleh Bapak Herman Fauzi (27) dan Ibu Ernawati(26). Para pasilitator ini diutus oleh Yayasan ADBMI dan telah diberikan pelatihan husus tentang Manajemen Ekonomi Rumah Tangga (MERT).

Berita terkait :
 1. Mengenal lebih dekat kelompok-kelompok usaha di Desa Tetebatu Selatan
 2. Wanita dalang kehidupan
 3. Merebus kolang kaling demi sesuap nasi


Selama pelatihan berlangsung peserta diberikan banyak sekali pelajaran, mereka diajarkan untuk membedakan antara keinginan dan kebutuhan, manfaat dan kendala migrasi, cara komunikasi dan bermusyawarah dalam keluarga, manfaat membuat anggaran rumah tangga dan masih banyak lagi. Hal-hal tersebut sangat perlu  diperhatikan terlebih saat ini, di mana budaya konsumerisme semakin tinggi. Walaupun kita mempunyai banyak uang, tanpa manajemen pengelolaan yang baik, hampir dipastikan uang akan terbuang percuma. Oleh karna itu, kita harus mempunyai kontrol yang baik terhadap keuangan kita sendiri.
Keseriusan peserta dalam  mengikuti pelatihan

Antusiasme peserta saat memperesentasikan hasil diskusi kelompoknya

Selain diajarkan bagaimana mengelola keuangan yang baik, para peserta juga diberikan pemahaman apa saja manfaat dan tujuan menabung. Karena selama ini masyarakat tidak pernah sadar bahwa menabung sangat penting untuk masa depan mereka. Seperti yang dikatakan Misnan(46), mereka tidak pernah terpikirkan untuk menyisihkan uang mereka untuk menabung padahal membeli sesuatu yang sipatnya keinginan mereka mampu sedanngkan untuk kebutuhan seperti biaya sekolah anak, biaya kesehatan mereka tidak mampu penuhi. "Membeli tv, kulkas kita mampu sedangkan anak-anak kita banyak yang putus sekolah bahkan ketika  sakit  menimpa, kita harus mencari hutang untuk biaya berobat". Ujarnya. 

Dihari terakhir para peserta ditugaskan untuk membuat anggaran rumah tangga mereka. Antusiasme para peserta terlihat dari keseriusan mereka dalam mengerjakan tugas yang diminta oleh pasilitator. Banyak dari peserta yang kebigungan akan tetapi mereka sangat bersyukur karena pelatihan seperti ini sangat bermanfaat didalam hidup berumah tangga. 

Kegiatan pelatihan seperti ini selanjutnya akan  dilaksanakan di Dusun Lekog Pituk, Dusun Sompang dan Dusun Penyonggok. Tujuannya tidak jauh berbeda, karena program ini difokuskan untuk 100 orang penerimaan manfaat dari anggota keluarga buruh migran yang tersebar diempat dusun yang ada di Desa Tetebatu Selatan. Para penerima manfaat ini sudah tergambung dalam kelompok-kelompok usaha yang telah dibentuk oleh PINBID beberapa bulan yang lalu. Dan pelatihan ini sebagai bekal mereka didalam berwirausaha ataupun berumah tangga karena pengelolaan keuangan sangatlah penting untuk membantu meningkatkan ekonomi masyarakat. 

Pelatihan ini sangat membantu masyarakat untuk peningkatan ekonomi yang lebih baik terlebih program ini husus untuk 12 desa yang berbatasan langsung dengan kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). 

Didalam pelatihan ini ada beberapa hal penting yang sangat harus diperhatikan untuk meningkatkan ekonomi rumah tangga diantaranya adalah seb.agai berikut;
1. Susun rencana keuangan atau anggaran rumah tangga
Rencana keuangan yang realistis membantu kita bersikap obyektif soal pengeluaran yang berlebihan. 

2. Pikirkan lebih seksama pengertian antara “Kebutuhan” dan “Keinginan”.
 Tak jarang kita membelanjakan uang untuk hal yang tak terlalu penting atau hanya didorong keinginan, bukan kebutuhan. Para peserta diajak untuk membuat anggaran rumah tangga dengan mendahulukan keperluan dari pada keinginan.

3. Menabung
Disesi ini para peserta diberikan pemahaman tentang cara dan tempat menabung yang aman. Mereka ditugaskan membedakan mana lembaga perbankan yang resmi dan tidak resmi.

4. Berinvestasi
Dengan berinvestasi masyarakat secara tidak sadar akan mendapat keuntungan dikemudian hari.

Acara pelatihan tersebut berahir sekitar pukul 05:30 pm. Pelatihan ini adalah salah satu pelatihan dari sekian banyak program yang telah dibawa oleh Yayasan ADBMI untuk Desa Tetebatu Selatan, dengan tujuan untuk memberantas kemiskinan dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada tanpa harus merusaknya. Secara tidak sadar pemerintah sangat terbantu dengan adanya program kemakmuran hijau dari Konsorsium ADBMI & Friends ini. (Cecep)

kazuaini septiawadi

About kazuaini septiawadi

Author Description here.. Nulla sagittis convallis. Curabitur consequat. Quisque metus enim, venenatis fermentum, mollis in, porta et, nibh. Duis vulputate elit in elit. Mauris dictum libero id justo.

Subscribe to this Blog via Email :